Satpolairud Polresta Banyuwangi Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Alat Keselamatan

admin

Banyuwangi || Transisinews – Dengan semangat nasionalisme dan jiwa patriotisme dalam peringatan hari pahlawan tahun 2022 yang ke 77 tahun Aiptu Bambang Supriyanto selaku Kanit Pos Muncar Polair Polresta Banyuwangi melakukan kegiatan Sosialisasi dan bimbingan penyeluhan tentang alat keselamatan, meliputi patroli dan sambang wilayah dermaga di mulai pada hari Kamis, 10/11 pukul 09.00 WIB-selesai yang menyasar masyaraka/nelayan yang akan melakukan aktivitas pemancingan di laut.

Kompol Masyhur Ade, S.I.K, MH menjelaskan hasil kegiatan meliputi patroli wilayah dan binluh alat keselamatan masyarakat/nelayan yang akan pergi dan baru datang dari aktivitas memancing ikan. Harapannya dari dilaksanakan binluh terjalin komunikasi dengan masyarakat serta kesadaran akan pentingnya memakai lifejacket kepada masyakarat yang berada di dermaga pelabuhan muncar.

Dalam melaksanan tugas Kamtibmas yang bertepatan dengan hari pahlawan ke 77 Tahun Bambang memberikan bimbingan penyuluhan pentingnya memakai lifejacket, memakai masker, menjaga jarak, menghimbau nelayan untuk berhati-hati pada saat melakukan aktivitas mencari ikan di pantai selatan melalui dermaga pelabuhan muncar dan mengajak masyarakat/nelayan untuk menaati prokes serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat/nelayan pesisir pelabuhan dermaga muncar.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini juga sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan terhadap pelaku tindak kejahatan, juga guna mewujudkan Situasi Harkamtibmas Kondusif menjelang pelaksanaan KTT G-20 di Nusa Dua – Bali yang akan berlangsung pada tanggal 15 dan 16 November 2022.

Menghimbau kepada masyarakat/nelayan untuk selalu meneladani sikap dan prilaku dari pendiri bangsa yang juga sebagai pahlawan kusuma bangsa yang dimana memiliki jiwa patriotisme dengan cara memakai masker dan menjaga protokol kesehatan pada saat berada di tempat umum guna memutus mata rantai covid-19, selalu waspada dan berhati-hati terhadap perubahan cuaca extrem.

Kegiatan ini penting dilakukan guna meminalisir terjadinya korban jiwa pada saat melakukan aktivitas mencari ikan serta kesadaran masyakarat tentang penggunaan alat keselamatan meningkat, terjalin komunikasi, kedekatan emosional dengan masyarakat/nelayan, memberikan edukasi/wawasan kepada nelayan pada saat melaut untuk mencari ikan dan memberikan pemahaman kepada nelayan untuk memakai lifejacket.

Memberikan himbauan kepada masyarakat nelayan untuk selalu mengawasi kapal atau perahu yang berada di tengah kalau ada giat yang mencurigakan atau orang luar yang mencurigakan agar segera melaporkan kepada pihak keamanan / Polisi, TNI maupun Keamanan Pelabuhan Setempat agar di lakukan pendataan. “Pungkas Bambang”.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *