Terkait Berita Pemerasan dan Pungli, Kepala KSOP Kelas l Bitung Sebut Semua Masalah Akan di Tindaklanjut.

  • Bagikan
IMG 20260801 WA0026

Sulut- Transisinews.com. Menggapi pemberitaan yang beredar tentang adanya dugaan pemerasan yang diduga dilakukan salah satu pejabat di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Bitung, ditanggapi langsung, Kepala Kantor KSOP Kelas I Bitung, Yefri Meidison, M.Mar.E, saat dikonfirmasi, Kamis (30/7/2026).Kepada para jurnalis,

Yefri mengatakan, dirinya tidak mengetahui pasti kejadian dugaan pemerasan tersebut, karena masih dalam status cuti, namun sebagai kepala kantor, dirinya akan memanggil pejabat yang dimaksud untuk dimintai keterangan langsung, karena pejabat yang dimaksud masih sementara melaksanakan pendidikan di luar daerah.
”Terima kasih atas niat baik dari teman- teman wartawan yang datang,

“justru saya baru tahu dari rekan-rekan wartawan, saat dugaan ini terjadi, status saya masih cuti, dan tidak ada laporan masuk kepada saya, namun sebagai pemimpin di kantor ini, semua masalah akan saya tindaklanjuti, dan akan saya lakukan pembinaan sesuai aturan yang berlaku, ini berlaku bagi semua jajaran,”ungkapnya.
Mantan Kepala KSOP Khusus Batam –

Kepri menambahkan, tidak akan pernah menutup mata dengan keluhan masyarakat, terutama para pengguna jasa yang merasa pelayanan kurang memuaskan, silahkan sampaikan melalui Hotline Number : 081324243943 atau email : ksopbitung@gmail.com, informasinya semuanya akan masuk dan pasti akan saya tindaklanjuti.

Semua bentuk Pungutan Liar dan Gratifikasi apapun bentuknya, saya bersihkan, kedepannya jika nanti ada yang melakukannya, akan diberikan sangsi tegas. Kedepannya kalau ada keluhan atau informasi dari rekan-rekan, baik di kantor maupun dilapangan, temui saya langsung, pintu kantor terbuka bagi siapa saja, yang penting melalui prosedur yang berlaku, telepon saya aktif 24 jam, harus dimaklumi jika ada tamu, jam istirahat dan jam Sholat saya tidak bisa respon,”tuturnya.

Lanjutnya KSOP Kelas I Bitung terus melakukan pembenahan keseluruhan dan memberikan informasi terbuka, semua pengurusan dokumen telah menggunakan sistim Inaportnet, tapi kalau server mengalami gangguan akan ada beberapa saat penundaan.

  • Bagikan