Transisinews.com.Kepolisian Daerah Sulawesi Utara menerima kunjungan pemeriksaan kepatuhan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terkait Manajemen Sistem Informasi dalam Pelayanan Laporan Gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (LAMMAS) periode Tahun 2024 hingga Semester I Tahun 2026.
Kedatangan rombongan BPK RI disambut langsung oleh Wakil Kapolda Sulut Brigjen Pol. Awi Setiyono, S.I.K., M.Hum., bersama Direktur Polairud Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sulut tepat pukul 09.00 WITA.
Di Ruang Tribrata Polda Sulawesi Utara, Jl. Bethesda No. 62, Sario, Manado, pada Senin pagi (03/07/2026)
Kunjungan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan wujud nyata sinergi antara lembaga penegak hukum dan lembaga pemeriksa keuangan negara dalam memastikan bahwa setiap rupiah anggaran dan setiap data pelayanan publik dikelola secara akuntabel, efisien, dan sesuai peraturan perundang-undangan.
Fokus pemeriksaan pada sistem informasi LAMMAS menunjukkan urgensi digitalisasi layanan kepolisian yang tidak hanya cepat, tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan secara audit.
Kehadiran pimpinan tinggi Polri yang menyambut dengan ramah mencerminkan paradigma baru: bahwa pengawasan eksternal adalah teman, bukan musuh, dalam membangun institusi yang bersih dan dipercaya rakyat.
Dalam sambutannya, Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Awi Setiyono menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPK RI atas dedikasi mereka dalam mengawal tata kelola keuangan dan kinerja instansi pemerintah.
Menurutnya, Polda Sulut memandang pemeriksaan ini sebagai kesempatan emas untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat datang dan apresiasi yang tulus kepada BPK RI. Kehadiran Bapak/Ibu sekalian adalah bukti bahwa negara hadir untuk memastikan setiap kebijakan dan anggaran di kepolisian berjalan transparan dan akuntabel,” ujar Brigjen Pol. Awi Setiyono
Ia berharap hasil pemeriksaan ini dapat menjadi bahan evaluasi konstruktif bagi seluruh satuan kerja di Polda Sulut, sehingga sistem informasi LAMMAS tidak hanya berfungsi sebagai alat pelaporan, tetapi juga sebagai instrumen peningkatan responsivitas dan kepuasan publik terhadap layanan kepolisian.
Terpisah, Dirpolairud Polda Sulut Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas juga menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara Polri dan BPK RI terus terjalin harmonis dan berkelanjutan.
Menurutnya, bahwa integritas dalam pengelolaan sistem informasi adalah fondasi kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan polisi dalam menangani gangguan keamanan.
“Melalui pemeriksaan ini, kita dapat bersama-sama memperkuat sistem pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga jujur dan terukur. Mari jadikan temuan BPK sebagai cermin untuk berbenah, sehingga masyarakat semakin yakin bahwa Polri mampu mengelola sumber daya dengan tanggung jawab penuh,” pungkas Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas.










