Bitung- Transisinews.com.Dalam seminggu kota Bitung melanda hujan deras dan angin kuat kini beberapa pohon besar tumbang pada Hari ini Minggu 21 Januari 2024.
Curahan hujan yang cukup deras dan angin membuat satu pohon besar didepan Gereja Nafiri tumbang serta membuat jalan raya menjadi pora poranda, hingga aktifitas jalan untuk umum ditutup.
Yang jadi permasalahan pohon tumbang dinafiri kelurahan pakadoodan kecamatan Maesa, yang disesali instansi terkait Badan Pelangunan Bencana Daerah BPBD dan dinas Perkim Kota Bitung hingga Pihak PLN diduga lambat mengantisipasi bencana tersebut, ungkap Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kepala Divisi investigasi Lingkungan Hidup Hendro Banganpikir kepada Awak media dicafe Ewako Bitung
Hendro Menyampaikan peristiwa terjadi Pohon tumbang diakibatkan angin yang cukup kuat, pada malam pukul 20. 00 WITA Minggu, dan hadirnya instansi terkait BPBD pada pukul 10 Senin pagi 22 Januari 2024
Paginya ketika pihak terkait belum juga hadir kami dan masyarakat sekitarnya ikut serta berbondong- bondong melakukan evakuasi pohon tersebut karena mengingat jalan aktifitas umum terhalang dengan pohon yang cukup besar, tutur hendro
Selesainya pemotongan pohon tersebut sampai pada pukul 11 lewat, itu karena kemanusiaan masyarakat agar aktifitas jalan ini dapat difungsikan,
Dampaknya pohon yang rubuh dijalan tersebut mengakibatkan satu buah rumah rusak hingga pangkalan ojek rusak para, jelas Hendro
Dari sudut pandang saya sebagai Devisi investigasi lingkungan hidup sangat menyesal atas keterlambatannya dinas terkait untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menjadi tanggung jawab mereka,
Dampaknya pohon tumbang Aliran listrik terputus dan sampai pada detik ini Pihak PLN Sendiri belum juga evakuasi kabel listrik yang berhamburan dijalan serta hadir untuk diperbaiki kabel- kabel tersebut. Tutup Hendro.